Pemilik Hati

1259 Kata

Yang telah menjadi kenangan, mungkin takkan pernah terulang kembali. Tapi, sebagian orang yang membuat kenangan itu, bisa saja muncul kembali. *** "Kok pada diam sih?" Ardi memperhatikan kedua gadis di hadapannya masih dengan senyum misterius. Tubuhnya yang tegap dibalut kemeja hitam ketat hingga mencetak garis-garis perutnya membuat pria itu terlihat menawan, tapi tidak bagi Aca Yona. "Pulang, yuk,” kata Aca pada Yona, dan mulai beranjak dari tempat duduknya, tapi dengan cepat Ardi menarik pergelangan tangannya agar Aca duduk kembali. "Manisku sudah berubah ya, bisa jadi jutek gini,” komentar Ardi terus menatap wajah Aca yang menegang. Rasa tidak nyaman mulai menjalalari perut Aca mendengar suara pria yang sangat dibencinya itu. Dengan kasar, Aca melepaskan tangannya dari cengkeraman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN