Kebenaran

1014 Kata

ACA       Aku mencoba membuka mata yang masih terasa berat, mencari tahu suara yang dari tadi mengganggu. Diam sejenak, aku merasa masih di dalam mimpi, melihat wajah Bang Dev ada di depanku sedekat ini. Katakan aku gila, setelah tadi ketemu Mbak Maya, sekarang aku memimpikan suaminya. Tak apalah, dengan senang hati akan kunikmati mimpi indah ini, menatap wajahnya yang juga sedang menatapku.     "Ca, kenapa bengong begitu sih? Ayo bangun sudah malam ini." Aku terkejut mendengar suara Bang Dev, cepat-cepat aku berdiri. Menatap sekeliling kebingungan. Aku baru sadar ini masih di ruang ganti baju, kulihat jam di tanganku, dan u*****n siap meluncur di dalam hati, astaga... dua jam ketiduran di sini. Bodoh kamu, Ca.     "Bang Dev sudah lama di sini?" tanyaku gugup. Aku mengalalihkan pandan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN