21

1206 Kata

M a s C a p t a i n "Kamu beneran hamil, Iona?" Ucap Sari masih dengan tatapan tak percaya. Duh gue harus jawab apa ini? Iona mengerjapkan matanya. Ia bingung mau jawab apa. "Ehm..." Iona melirik Arkan untuk meminta bantuan. Bantuin woy malah diem aja sih! Arkan menatap Iona, ia paham. Kemudian Arkan menatap Sari sembari menggeleng. "Doain aja ma." Ucap Arkan. Lah ngapa malah jawab itu sih? "Pasti! Mama selalu doain kalian. Mama tuh rasanya gak sabar banget deh pengin nimang cucu. " Ucap Sari mendramatisir. Iona mengulum senyum kaku. Mampus! Mama udah curhat gaes. Pak Arkan, semoga bapak diberikan akal yang sehat ya. "Arkan serahin semuanya sama Iona." Ucap Arkan. Lah kok jadi gue? Sari beralih menatap Iona membuat Iona dengan cepat menampilkan senyuman. "E...iya ma...sec

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN