M a s C a p t a i n Arkan terus berjalan menuju ruangan Arlan sambil terus menggenggam tangan Iona. Iona memejamkan matanya sejenak kemudian kembali membuka matanya. Iona lalu melirik sekeliling, ia menghela napasnya. Langkah Arkan dan Iona terhenti saat ada seorang wanita di hadapan mereka. Buru-buru Iona menarik paksa tangannya dari genggaman Arkan. "Loh Iona? Lo magang disini?" Ucap Intan teman kuliah Iona. Terlihat Intan melirik ke arah tangan Iona yang tadi digenggam oleh Arkan. "Eheh iya, lo disini juga?" Intan mengangguk. Ia kemudian menatap Arkan dengan sorot kagum. "Dia siapa? Kok lo digandeng?" Iona melirik Arkan sekilas, "ohh dia...sahabat gue. Ya, kan, Ar?" Ucapnya lalu menepuk pundak Arkan, tangannya kemudian merangkul Arkan. Arkan menoleh menatap Iona sembari me

