59

1888 Kata

M a s C a p t a i n Arkan dan Iona berjalan memasuki kantor. Seperti biasa, banyak pegawai yang menyapa Arkan di setiap langkahnya. Iona melirik ke sekitar. Pencitraan cewek-cewek langsung terlihat. Langkah mereka kemudian berhenti di depan lift. Arkan menekan tombol dan selang beberapa detik pintu lift terbuka membuat keduanya langsung masuk ke dalam. "Kamu gak langsung pulang aja?" Arkan yang sedang melihat monitor angka di lift menurunkan pandangannya ke arah Iona di sampingnya. "Kamu ngusir aku?" Iona membelalakkan matanya. "Dihh suudzon!" "Itu tadi?" "Itu tadi aku nanya, astaghfirullah..." Iona mengusap-usap dadanya. "Oh." Iona kembali membelalakkan matanya. NGAJAK RIBUT NI ORANG! Iona segera menghela napasnya menahan kesabaran sebelum jiwanya dirasuki reog. Hening. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN