47

1233 Kata

M a s C a p t a i n -Meja makan, 07.30 wib Arkan dan Iona menikmati sarapan mereka dalam hening. "Kamu kapan masuk kerja?" Tanya Iona sembari menatap Arkan. "Besok." singkat Arkan "Kemana? Terus berapa hari?" "Ke London, dua minggu." Iona membelalakkan matanya, suaminya ini benar-benar mirip seperti bang toyip. Gak pulang-pulang. "Lama banget." Iona menatap Arkan tak percaya. Arkan menaikkan sebelah alisnya seraya mengunyah. "Emang kenapa?" Tanya Arkan. "Aku bisa kangen nanti." Ucap Iona membuat Arkan tersenyum kecil. "Kangen ngebully kamu, hahaha!" Lanjut Iona dengan tawa ngakaknya. Senyuman Arkan luntur. Pria itu menatap Iona dengan tajam. "Enggak, aku bercanda sayang. Utututu jangan nangis gak ada balon, hahahaha!" Iona tertawa ngakak melihat ekspresi Arkan. Kemudian b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN