Dalam perjalanan pulang, Raka fokus menyetir dan Adel terus saja menatap foto yang di ambil tadi, foto mereka berenam yang saling merangkul satu sama lain dan tersenyum lebar. “Gue sangat bahagia bisa menghabiskan waktu bersama kalian,” seru Adel membuat Raka menoleh dan tersenyum. “Gue juga seneng, sepertinya kita harus sering sering menghabiskan waktu bersama,” ucap Raka yang di angguki Adel. “Bersama kalian, gue lupa akan rasa sakit dan ketakutan gue,” ucap Adel. “Jadi setidaknya gue bisa mati dengan damai.” “Lu ngomong apa sih!” seru Raka sedikit sinis. “Tapi Ka, usia gue...” “Hanya Allah yang tau usia seseorang akan sampai kapan. Berhentilah membahas itu, gue gak suka!” Adel terdiam, ia paham dengan perasaan Raka. “Baiklah.” Jawab Adel. Keduanya sama-sama terdiam dan melihat k

