Sandra benar-benar kesal dan marah, rencana yang sudah ia susun dengan rapi berantakan, harta Zein belum didapatkannya dan sekarang pria itu sudah mengajukan perceraian pada pengadilan. “Sial... aaarrgghhhh, semua ini karena Hana dan anak haramnya, awas kamu sialan. Dasar anak tidak tau diuntung tidak tau terima kasih, sudah dirawat baik-baik dan sekarang dia berani-beraninya menusukku dari belakang. Dan bagaimana mungkin selama ini aku tidak menyadari perselingkuhan mereka” geram Sandra marah saat memasuki apartemen kekasihnya. “Hei sayang, kamu kenapa?” tanya Arman yang baru keluar kamar dan Sandra pun menceritakan apa yang baru saja dialaminya dikediaman mertuanya. “Sial... jadi rencana kamu untuk mendapatkan hartanya gagal?” tanya Arman dan Sandra pun mengangguk. “Lebih sialnya lag

