Zein berlari bersama Hosman sang assisten pribadinya, mereka menulusuri koridor rumah sakit menuju ruang IGD, dan dari kejauhan ia melihat Hana yang begitu histeris. “Sayang... bagaimana AL? apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Zein. Ibu dari teman Al yang melihat pun menjelaskan apa yang sebenarnya menimpa Al dan bagaimana mobil itu menabrak sang putra mahkota, mendengar cerita tersebut Hana semakin histeris saja, sementara itu Zein mengeram marah sembari menatap tajam sang supir pribadi putranya. “Brengsek...apa yang kamu kerjakan sehingga anakku bisa celaka begini?!” teriak Zein sembari mencengkram pakaian yang dikenakan supir putranya. “Maaf tuan maafkan saya, saya sudah lalai” ucap sang supir menunduk takut. “Lalai katamu, gampang sekali kamu berkata seperti itu setelah apa y

