Rendra berlari menghampiri wanita yang ia sebut Alea itu, sementara Natan dan Dirgo hanya terdiam memperhatikan tingkah sahabatnya yang menurut mereka sudah mulai gila itu. "Tan, Rendra bilang apa tadi?" tanya Dirgo memastikan pendengarannya. "Alea, dan entah siapa yang ia sebut Alea" jawab Natan. "Bukankah Alea sudah meninggal? Lalu, siapa yang Rendra maksud? Apa mungkin dia melihat hantu Alea?" tanya Dirgo. Belum sempat Natan menjawab, mereka sudah di hadapkan dengan pemandangan yang tak pernah mereka duga. Plak.. Satu tamparan berhasil mendarat di pipi Rendra, tamparan dari seorang wanita yang baru saja ia peluk penuh kerinduan. "Tan, Rendra Tan" ucap Dirgo, lalu mereka berlari menghampiri Rendra. "Ndra, kamu tidak apa-apa?" tanya Dirgo. "Tidak apa-apa Go" jawab Rendra, "Janga

