File - 50

1216 Kata

Airboat yang dikendarai Zenon baru saja melaju dua puluh kilometer dari markas yang sudah penuh dengan kobaran api. Suara letupan senjata api masih terdengar, siluet jingga terpantul sebagai penerang jalan mereka. Lexi terus menggenggam tangan Zenon dan sesekali melihat ke belakang. Dia khawatir dengan teman-teman Zenon dan baginya ini adalah pengalam baru; berada di antara makhluk-makhluk aneh yang sedang memperebutkan janinnya. Kalau saja tidak ada Zenon dan bayi ini, mungkin Lexi akan menghidari mereka semua, sekali pun dia juga tidak jauh beda dengan mereka. "Tenanglah," ucap Zenon. Tangannya yang tidak memegang kendali, meremas tangan Lexi. Zenom tahu kalau ini adalah hal pertama yang dialami Lexi; melihat kobaran api dan mendengar letupan senjata, seperti sebuah pertarungan yang ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN