File - 44

1216 Kata

Sebuah Cahron berkulit putih pucat dengan rambut berwarna oranye melesat keluar dari perairan Tanjung Pelorum. Kecipak air mengiringi kepergiannya dari tempat tenang itu. Terbang bagai kilatan cahaya di gelapnya langit. Mata biru pekatnya menyalang tajam, menatap lurus menuju tempat yang akan ia tuju. Kalau saja bukan karen Teles, dia tidak akan sudi pergi meninggalkan tempat ternyamannya. Sudah hampir ratusan tahun dia tidak pernah berkeliling di dunia manusia, sehingga dia begitu malas berurusan dengan t***k bengek yang berhubungan dengan peperangan ini. Dia hanya ingin berdiri manis di samping Teles tanpa perlu bekerja keras seperti ini. Semua ini karena Erebus, dia bersumpah akan langsung menyerang makhluk itu tanpa basa-basi. Makhluk setengah iblis itu bekerja tidak becus, membuat Tel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN