Bu Retno berangkat ke Solo pagi tadi. Setelah menghubungiku dan menanyakan buah tangan apa yang kuinginkan. Hanya cincin ini yang ingin kulepaskan, Bu, sungguh. Tapi kesopanan menahan lidahku. Akan ada waktu yang tepat membicarakannya. Kafka masih dua minggu lagi berada di Papua, aku akan memberinya kabar bahagia. Seminggu sudah Kafka pergi, tak ada komunikasi. Ayah bilang, mungkin jaringan telepon di sana masih sangat sulit. Aku mengerti. Mas Prima sedang berkunjung ke rumahku, hari ini kami akan fitting baju untuk pernikahan bang Tegar. Mas Prima menjadi salah satu groomsmen mendapatkan seragam juga. Aku berharap Kafka sudah kembali di hari pernikahan abangku. Setelah meminta ukuran bajunya pada mas Ardi, manager Kafka, aku turut membuatkannya seragam keluarga. Dan ayah setuju. Aku he

