“An, apa yang kau maksud? Dylan bermuka dua? Apa yang sebenarnya terjadi dan tak ku ketahui disini?” Anne tetap mengabaikan Skylar yang kini nampak begitu kebingungan, melahap makan siangnya dengan santai, seolah gebrakkan meja dari Dylan beberapa saat bukanlah hal yang berarti baginya. “Aku menjelaskan saat ini pun tak akan membuatmu mempercayaiku begitu saja Sky. So, tunggu saja, aku akan membuka semuanya beserta buktinya tepat didepan matamu.” - “Jadi… apakah kau bisa membaca pesan terakhirku yang mengatakan untuk tidak menggangguku om?” Skylar, gadis itu menghela nafas jengah, memutar bola matanya malas, tangannya menyilang didepan dadanya. Sementara pria dewasa yang ada dihadapannya itu justru terkekeh kecil, menghadapi wajah sok garang bocah dihadapannya itu kini. “Kenapa? Aku t

