Mendapat pertanyaan dari temannya, Bu Indri bingung harus menjawab apa. Karena Utari tidak memiliki jabatan di perusahaan, dia hanya karyawan biasa. "Pacar Utari itu manajer pemasaran jadi banyak bonus yang dia dapat jika banyak menjual produk dan Utari juga suka lembur. Uangnya dikumpulkan dan dibelikan tas ini untuk aku, Bu Sersan," kata Bu Indri bohong. "Wah, royal sekali pacarnya Utari sampai memberikan semua uang bonusnya!" celetuk Bu Komandan yang tadi hanya menyimak. "Iya. Pacarnya Utari kan baik dan tajir lagi!" Bu Indri membanggakan calon menantu hasil rampasan. "Belum juga menjadi suami sudah berani kasih banyak, apalagi jika sudah menikah nanti. Siapa, sih, pacarnya Utari yang tajir itu?" tanya Bu Sersan. Bu Indri dibuat mati kutu lagi sama Bu Sersan. Semua orang di komplek

