KINARA DAN MICHAEL

1082 Kata
Sedang michael yang sama sekali tidak mengira jika di bawah sana adalah seorang josephine kinara dengan penuh hasrat nya ia memainkan benda milik nya untuk keluar masuk dari goa yang menurut nya sangat nyaman. Berbeda dengan seorang kinara ini pertama kali bagi nya, namun dengan permainan yang michael mainkan dengan sedikit kasar sungguh membuat nya sakit bercampur nikmat yang dia rasakan. "sayang... kenapa hari ini kamu sungguh nikmat sekali "ucap michael dengan suara bergetar penuh nafsu birahi nya. "marshhhaaaaa..... "iloveu..... " ucap michael di tengah2 aksi nya. "bak di sambar petir kinara mendengar michael memanggil nya dengan sebutan marsya. Tanpa kinara sadari air mata nya mengalir. hancur sudah pertahanan kinara, berbeda dengan michael yang sedang berada di ujung kenikmatan. Selang berapa jam lenguhan panjang keluar dari mulut michael, di iringi dengan keluarnya cairan kental yang membuat dunia michael melayang. Dan akhir nya michael menjatuhkan diri nya di dekat kinara lalu memeluk nya erat. Kinara sendiri yang tidak lepas dari pelukan michael hanya meratapi akan nasib nya. hingga ia kelelahan menangis dan akhir nya tertidur. Ke esokan pagi nya michael terbangun dan di tatap nya wajah wanita yang selama ini membuat nya hampir gila karena selalu memikirkan nya. Di sentuh nya pipi kinara dengan lembut. "Kinara????!!!!'ucap michael tanpa sadar Sesaat kemuadian. "apa?!!!!! kinara??????!!!!!! 'sontak kedua mata michael membelalak syock. Perlahan ia menyibak selimut yang ia gunakan dengan rasa was-was, di tatap nya tubuh nya sendiri yang sudah tidak menggunakan kain sehelai benang pun, Lalu kedua bola mata nya melirik ke arah tubuh kinara yang sudah penuh tanda merah yang ia buat. "Oh shiittttt... "michael memukul2i kepala sambil merutuki kebodohan nya sendiri. Kinara yang terbangun saat seperti ada suara yang mengganggu nya tidur. "dan saat membuka mata nya ia melihat 2 sosok mata yang melihat tajam ke arah nya! sontak kinara berdiri sambil mendekap selimut untuk membungkus diri nya yang tanpa busana. "tu... tuan...?!!!! "ma... maf... ???? "ucap kinara "Kinara.... "suara michael lirih dengan tatapan sendu "Sa_saya sssa_samma se sekali tidak merayu tu_tuan.. ? 'ucap kinara dengan raut ketakukan. "Bukan begitu maksudku tiara?! "Apa aku semenakutkan itu kinara?! "Bahkan kamu tidak salah pun meminta maaf padaku" gumam michael ada rasa sesak di d**a nya. "aku hanya'... ucapan michael terpotong "Tuan tenang saja, aku tidak akan salah paham atas apa yang tuan lakukan terhadap ku" "aku sangat tau diri, siapa aku". "jadi tuan tidak perlu berulang kali mengingatkan nya", ucap kinara lalu melangkah ke ruang mandi. sesaat langkah nya terhenti "satu lagi tuan, tuan tidak perlu menghawatirkan apapun dari saya". "saya faham apa yang harus saya lakukan setelah ini "ucap kinara sambil berlalu masuk keruang kamar mandi. Michael, mengusap muka nya dengan kasar. Saat hendak beranjak dia di buat terkejut saat melihat bercak merah di atas ranjang tempat kinara berbaring. Tubuh michael di buat lemas hingga menyandarkan nya di dinding. Lama sudah michael menunggu kinara keluar untuk meminta maaf. Namun kinara belum juga keluar dari kamar mandi. Michael sadar apa yang sekarang kinara rasakan. Tiba2 michael memukul2 d**a nya yang terasa nyeri dan sesak.. "bodoh..." "bodoh..." itu yang terus michael lontar kan untuk diri nya sendiri. Michael tau, mungkin saat ini kinara tidak ingin melihat diri nya. Michael mengedarkan pandangan nya ke arah kamar tersebut yang menjadi saksi bisu apa yang telah mereka lakukan, Saat ia mendekati pintu kamar mandi kinara, ingin sekali ia mengetuk pintu dan memohon maaf atas apa yang ia lakukan. namun michael mengurung kan niat nya. lalu melangkahkan kaki nya keluar kamar kinara. Saat memasuki kamar yang seharus nya ia tuju semalam dilihat nya wanita yang sedang merias diri. "mike...??? "kamu dari mana saja, kenapa baru pulang sekarang", ucap marsha "aku sangat lelah...?!!! ucap michael sambil melempar jas nya ke sembarang tempat lalu menuju bathup untuk merendamkan diri. Bayangan kinara terus menari-nari di kepala michael, Mungkin selama ini memang itu yang ia dambakan dari seorang kinara, namun bukan dengan cara yang seperti itu. Ia memukul-mukul kepala nya mencoba mengingat apa saja yang sudah ia lakukan kepada kinara selain menghancurkan mahkota milik nya. Sesaat bayangan muncul saat michael menyebut kinara dengan sebutan marsha. Jika boleh jujur, saat itulah bayangan kinara muncul namun karena dia merasa bahwa orang yang saat itu bersama nya di ranjang adalah marsha, michael tidak mau menyakiti hati nya sontak nama itulah yang ia sebut. Michael tak henti-henti nya mengutuki diri nya sendiri. Waktu terus berjalan, michael dan marsha sudah berada di sebuah restoran hotel tempat menginap, begitupun dengan delvin, mata nya melirik ke jam tangan yang ia pakai, lalu mengedarkan pandangan nya seakan-akan sedang mencari seseorang. "sayang... kenapa kita tidak makan..??!!! ucap marsha "hmmmm...." jawab michael dengan senyum terpaksa nya. Seakan ia tau jika kinara tidak akan turun untuk makan bersama nya "Maaf tuan... apa kita tidak lebih baik menunggu nyonya kinara terlebih dahulu.." ucap delvin "siapa yang kamu maksud nyonya..." " disini akulah nyonya orlando", ucap marsha penuh penekanan. Delvin melihat tidak suka ke arah marsha. "Tuan saya akan menjemput nona kinara" ucap delvin lantas berdiri. Sedangkan michael hanya diam seribu bahasa. Sesampai nya di depan kamar kinara, delvin lantas mengetuk kamar kinara dan memanggil2-manggil nama nya dengan sebutan nyonya. Namun kinara masih enggan membukakan pintu nya lalu.... "Kinara... ini aku delvin, apa kamu juga tidak akan membukakan pintu untuk ku "ucap nya "ceklekkkkk... suara pintu kamar terbuka, kinara hanya mengintip nya dari balik pintu. "delvin..... "ucap kinara delvin tersenyum lebar. "apa kau tidak ingin makan", ucap nya. kinara menggeleng. "baiklah, kebetulan aku juga sedang tak ingin makan" "bagaimana klo kita jalan "ucap delvin penuh harap. Kinara mengangguk pelan. delvin mengajak kinara jalan2 kesebuah pusat kota yang banyak terdapat pedagang kaki lima, disana delvin dan kinara memakan makanan apa saja khas jerman, setelah selesai makan delvin membawa kinara dengan melaju kan mobil nya, sesaat kemudian kinara melihat apotik, dan meminta izin untk berhenti sejenak, "haruskah aku menemani mu ucap delvin, "Tidak perlu", kinara hanya menggeleng sambil tersenyum. Lalu ia masuk ke dalam apotik dan membeli sesuatu, tanpa kinara ketahui delvin mengikuti nya dari belakang. Dan saat hendak membayar belanjaan nya sang kasir melihat aneh ke arah kinara, "kalian pasangan yang sangat serasi, jadi kenapa kalian harus takut mempunyai seorang anak, ucap kasir tersebut kinara bingung dengan ucapan kasir tersebut. "pasangan..???!!!! "siapa yang dia sebut pasangan?!! hati kinara bermonolog sontak kinara menoleh kebelakang dan dilihat nya delvin tepat berada di belakang nya, "Sedang delvin tanpa sengaja meraih apa yang telah di beli kinara, kedua bola mata delvin terbelalak saat tau apa yang kinara beli. guys... ini karya pertama aku, tolong bantu vote dan koment nya guys... terimakasih ???
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN