Tatapan Li Hong Yi masih dingin seperti sebelumnya, namun dari sorot matanya yang tajam tersimpan perasaan yang dalam tentang kakak keduanya tersebut. Li Chuan tersenyum dengan sekilas terhadap kaisar, matanya melihat Huang Jun Jie dan dia hanya mengangguk. Kemudian kaisar turun dari kursinya untuk menghampiri Li Chuan. Li Hong Yi dan yang lainnya mengikuti kaisar. "Ah! Putra Zhen yang cerdas! Bagaimana kabar anda?" "Putra ini baik-baik saja Yang Mulia!" "Kebudayaan barat memang sangat maju akan tetapi jangan lupakan kebudayaan kita" "Baik ayahanda kaisar!" "Mari kita ke ruang perjamuan! Untuk pesta penyambutanmu, kita bisa mempersiapkannya terlebih dahulu" Kaisar melihat para menteri dan mengintruksikan agar penyambutan berpindah ke ruang perjamuan makan. Di ruang perjamuan makan,

