“Kalian perampok?” Desis Stefany. “Ucapanmu sangat tajam nona cantik” Kekeh seorang pria botak. Brian menghitung ada sekitar 15 orang perampok, mereka membawa senjata, 4 orang membawa pisau, 3 orang membawa senjata api, dan yang lainnya membawa balok kayu. Brian menganalisis sepertinya mereka memang komplotan spesialis perampok pabrik. “Kudengan pabrik ini akan tutup. Kami hanya membantu membersihkan barang-barang disini” Kekeh pria bertato naga. “Siapa bilang pabrik ini akan tutup?” Stefany menyembunyikan rasa takutnya. “Kurasa hari ini keberuntungan kita, setelah mengambil barang-barang berharga disini, kita bisa berpesta dengan gadis cantik” Seorang laki-laki berkumis tebal memainkan senjata apinya menatap Stefany dengan tatapan lapar. “Aku akan bermain dengannya setelah bos seles

