BINTANG Bohong kalau saya bilang Sachika itu tidak cantik. Dia cantik beneran. Cantik natural, lucu, gemesin apalagi pipinya yang seperti mochi itu. Bukan yang tembem seperti bakpao juga. Tapi tembem lucu gitu. Susah deh digambarkan dengan kata-kata. Pokoknya kalau lihat pipinya Sachika itu bawaannya pengen dicubit gemas sampai merah merona itu pipi. Namun saya berusaha menyembunyikan rasa gemas itu dibalik kata-kata yang membuat Sachika jengkel. Sengaja memang. Karena makin dia cemberut, semakin lucu. Dari rumah saya melajukan mobil ke arah restoran grill di kawasan pusat kota. Saya memberi kebebasan pada si bocil untuk memesan makanan apa pun sepuasnya. Satu lagi selain wajahnya yang lucu, cara dia makan itu juga menyenangkan. Tidak buru-buru, tidak terlihat maruk sampai bikin orang

