Adit berjalan di pinggir trotoar, entah ia akan pergi kemana karena tak tau arah dan tujuan.sebulan sudah ia pulang rumah dan juga kiran. '' papah aika laper… '' ucap aika yang berada di samping adit, adit menoleh ke bawahnya dan melihat gadis mungilnya. adi mengeluarkan dompetnya dan hanya menemukan selembar uang lima ribu, semua uang yang adit telah habis tak habis kebutuhan sehari-hari mereka.adit mencari pekerjaan menggendong aika lalu mencari warung-warung kecil untuk membeli roti. '' permisi ... '' ucap adit yang ada di depan warung '' Yaa ... mau beli apa ...? ”ibu yang punya warung nampak sambil mengelap yang basah dengan kain lap. 'Berapa harga roti ini ...' 'tunjuk adit kearah roti yang sudah di gapai duluan oleh aika. '' 7000 an mas ... '' jawab sang ibu warung yang gendut

