Ditengah jalan menuju pulang, tiba-tiba saja Devan dikejutkan dengan suara petir yang menggelegar, lalu kemudian hujan pun langsung turun dengan sangat deras, cowok itu tak sadar sama sekali jika sejak tadi cuaca memang sedang tidak bersahabat. Langit juga tampak sangat hitam mengerikan padahal waktu masih menunjukkan pukul tiga sore. Seketika itu Devan pun langsung menghentikan laju mobilnya, merutuki kebodohannya karena sudah meninggalkan istrinya begitu saja di kampus. Karena terbakar rasa cemburu, Devan selalu saja tak pernah bisa mengendalikan emosinya, tindakannya itu selalu saja melukai Cathy dan membuat istrinya sedih. 'Suami macam apa Lo ini Dev? Ngebiarin istri Lo yang lagi hamil sendirian di kampus hujan-hujanan kayak begini?' gumam Devan dalam hati. Perasaan khawatir segera m

