Part 12 baby breath Brylea tersenyum cerah berangkat sekolah hari ini bahkan sampai tiba di sekolah, gara-gara hal kemarin ia makin menggila saja. Menganyunkan langkah kakinya sambil bernyanyi dengan suara cemprengnya, para murid sekitar koridor kelas hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sosok ketua cheers itu. Brylea tak menghiraukan tatapan aneh dari murid lain dan lebih memilih hatinya yang terasa berbunga-bunga. Perlakuan lembut Daniyal masih membekas diingatannya apalagi membayangkan wajah khawatir Daniyal menatapnya kemarin. Lea membekap tubuhnya sendiri masih merasakan bekasnya aroma parfum milik Daniyal ditubuhnya, kemarin ia sempat digendong oleh Daniyal karena tubuhnya terasa lemas dan kepalanya pusing sekali. Masih di koridor kelas, Lea memutarkan tubuhnya sembari merenta

