Part 29 Dering ponsel Daniyal bergetar membuatnya meminggirkan motornya ketika dirasa aman untuk berhenti, Lea berada di belakang Daniyal bingung saat tiba-tiba Daniyal turun dari motornya. "Ada telfon. "beritahu Daniyal pada Lea, Lea mengangguk paham dan membiarkan Daniyal menerima telepon dari seseorang. "Iya Syifa?" tanya Daniyal bingung pada adiknya disana yang masih terdiam, tumben saja adiknya menelponnya setelah akhir-akhir memutuskan menghindarinya padahal seharusnya yang marah adalah dirinya tapi Syifa yang tak mau bicara bahkan minta maaf pun tidak tulus. "Hiks hiks A.. " Daniyal merasa panik mendengar suara adiknya. "Kamu kenapa Syif?" Nada Daniyal berubah lembut. Lea yang berada didekat Daniyal juga ikutan panik mendengar suara Syifa, memang Daniyal menyalakan penger

