Part 46 Sosok lelaki tampan duduk santai di depan rumah yang masih terasa asing baginya. Rumahnya dulu berada di gang, sekarang ia tinggal di rumah milik temannya yang depannya langsung jalan raya membuat ia memilih keluar melihat keramaian jalanan kota tersebut, ditemani secangkir s**u rasa cokelat. Sosok lelaki yang baru saja mendapat musibah bertubi-tubi kini tengah merenung apa yang terjadi di dalam kehidupannya, saat SMP ayahnya meninggal dunia karena bunuh diri tak kuasa menanggung malu akibat bangkrutnya usaha yang didirikannya bertahun-tahun, sosok itu rapuh hatinya kembali mengalami kejadian pahit dimana sebelah kakinya terluka dan mengakibatkan dirinya tak bisa mengikuti kegiatan basket lagi serta sekarang ia dan keluarganya baru saja diusir oleh pemilik rumah kostnya karena ber

