Part 92 "Udah ketemu catokan rambutnya? "tanya Lea pada Mei. " Udah, Lea. Ini. "Mei menunjukkan catokan rambut dan barang-barang lainnya yang tertinggal di kamar tamu rumah Lea. " Syukurlah, bisa ditemukan. "Lea ikut menghela napasnya lega mengetahui benda penting milik Mei setelah beberapa menit dicari kini sudah bisa ditemukan keberadaannya. " Maaf ya, Lea. Jadi lk ngerepotin lo-nya. "Mei merasa tidak enak pada Lea. " Tidak apa-apa kok, Lea itu santai aja. Mei mah kayak gak kenal Lea gimana gitu. "Lea tersenyum dan merasa santai saja. " Terima kasih ya, Lea. Kalau gitu gue pulang dulu. " " Sama-sama, jangan pulang dulu. Ayo makan bersama. "Lea mengapit lengan Mei dan sedikit menggeretnya agar tidak buru-buru pulang dari rumahnya. " Lea ngapain repot-repot segala sih, kalau

