"Misalnya ya, Nin. Kalo lo disuruh pilih saus sambal yang mereknya terkenal sama saus sambal yang nggak ada mereknya alias curah, lo pilih mana?" Saat ini, Nina dan Winta sudah ada di sebuah minimarket tepatnya di depan rak yang tersusun rapi aneka sambal dan kecap. Mulai dari yang harganya cukup mahal di kantong mahasiswa, sampai yang harga diskon. Nina sudah memilih saus sambal dengan merek yang biasa ia beli. Tetapi, karena mendengar pertanyaan Winta, perempuan itu mengurungkan untuk memasukkan saus sambal yang telah dipegangnya ke dalam keranjang. Ia mengembalikan saus itu bersama kawan-kawan lainnya di atas rak. "Tumbenan lo tanya kayak gini, lo ada punya saus sambal curah tapi enak?" Justru Nina malah tertarik dengan saus sambal curah yang mungkin lebih nikmat dari saus sambal

