Part 24

919 Kata

Hujan lebat nan deras diiringi petir dan kilat serta angin kencang mengguyur desa Ciemoh sejak sejam yang lalu. Haji Rahman dan Herman yang sedang meninjau proyek renovasi pembangunan peternakan itu pun terpaksa berteduh di sebuah gubuk tua yang letaknya agak jauh dari bangunan utama peternakan. Gubuk itu sengaja dibuat untuk tempat istirahat tukang angon alias penggembala. Tak jarang sang juragan pun singgah di sana untuk menenangkan pikir dan menikmati indahnya pemandangan sekitar. " Sok atuh Den ngopi dulu." Haji Rahman memberikan satu gelas  kopi hitam untuk Herman. Kopi yang disajikan di dalam sebuah gelas batok itu menjadi penghangat tubuh mereka yang diterpa udara dingin. Keduanya lalu asyik menikmati  kopi itu ditemani ubi rebus yang masih mengepul. Duduk menghadap tungku yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN