Semalaman Levin menjaga mamanya yang sesekali terjaga dan menangis ketakutan. Levin mencoba menenangkan wanita itu. Ia terlihat seperti mimpi buruk dan beberapa kali memanggil mantan suaminya sekaligus ayah Levin. Tiba-tiba saja Sila memanggilnya. Padahal selama ini, Sila tidak pernah menyebut nama mantan suaminya itu sekali pun semenjak mereka berpisah saat Levin masih berada di dalam kandungan. “Ma, sebentar lagi Papa akan datang.” Levin menenangkan mamanya. Wanita itu kembali tertidur saat Levin memberinya obat penenang yang diberi dokter. Pemuda itu keluar kamar dan menunggu kedatangan papanya. Lelaki yang jarang Levin temui dan sosok yang sama sekali tidak pernah dekat dengannya. Levin hanya mengenal sosok Aldi sebagai lelaki yang selalu membiayai sekolahnya hingga lulus kuliah. Se

