Renata menggeliat nyaman dalam pelukan Andra. Tertidur dengan posisi berpelukan dengan suaminya yang satu ini adalah hal yang paling Renata sukai. Andra pun memeluknya dengan mesra dan kehangatan tentunya. Matanya terbuka dan mengerjap-ngerjap kamar hotelnya. Ia melihat jam di dinding kamar dan menyadari sudah pukul tujuh pagi. "Astaga!" pekik Renata kaget dan berusaha untuk melepaskan pelukan suaminya. "Andra! Bangun!" Renata menepuk-nepuk lengan suaminya itu. Andra mengerang dan semakin mempererat pelukannya. "Andra! Udah pagi ini! Ayo mandi! Eh, Refan kemana?" Renata baru menyadari putranya tak ada di dalam kamarnya. "Aduh jangan-jangan dia tidur di kamarnya Diana lagi" Renata mulai menyesali dirinya yang bangun siang. "Andra ayo bangun!" Renata memukul lengan suaminya itu. "Haduh kamu

