Dewi dan Rida sedang berjalan di sepanjang trotoar menuju kontrakan Rida. Jarak dari restoran tempat Rida bekerja menuju kontrakan memang cukup dekat sehingga tidak memerlukan kendaraan dan terbiasa berjalan kaki. Dewi menceritakan tentang penolakan pihak restoran yang awalnya membutuhkan karyawan. Namun, ia tidak mengatakan alasannya karena ia pun tidak tahu pasti. Rida tampak bingung, ia pun tidak bisa membantu mencarikan pekerjaan lain untuk Dewi. Sedangkan restoran tempatnya bekerja memang tidak menerima karyawan baru sejak beberapa bulan yang lalu. “Rida, aku tidak ingin kembali ke desa. Kamu tahu sendiri, begitu sulit mencari pekerjaan di daerah kita. Hanya di kotanya saja yang mudah, tapi aku tidak memiliki kenalan.” Dewi merasa frustasi, bingung dengan kelanjutan hidupnya. “Jik

