" mas, kit akan gak bawa baju ganti" ujar Chika tengah asyik melihat ke arah pantai .
penginapan disini memang nomor satu, selain fasilitas yang lengkap pemandangan juga sangat indah apa lagi malam hari ..
" tenang sayang, mas sudah pesan tadi tunggu sebentar lagi ada datang yang mengantar" Irvan memeluk istrinya dari belakang..
tak lama pakaian mereka sudah berada dikamar Chika langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sangat lengket.
jam sudah menunjukkan pukul lima sore, sebentar lagi matahari akan terbenam, Chika dan irvan tak melewatkan pemandangan yang indah itu .
mereka sudah duduk di tepi pantai dengan dua gelas air kelapa..
" mas bangus banget, ayo kita foto" Chika mengarahkan ponselnya ..
dari kejauhan Bella melihat kemesraan Irvan dan Chika sangat menjengkelkan dihatinya, karena Bella ingin dia yang berada di posisi Chika sekarang .
menjadi nyonya Irvan..
" baby kamu kenapa kok kepala begitu" ujar Kelvin pacar Bella bertanya..
ya Kelvin mantannya Chika. dia memang laki-laki playboy .
dan biaya setiap pacarnya pasti berakhir di tempat tidur.
tapi tidak dengan Chika, Chika sangat jijik yang namanya belah duren sebelum menikah ..
jadi Chika gak mau mengambil resiko kayak mantan-mantan Kelvin yang rela ditiduri asal mendapatkan uang...
Bella langsung mengajak Kelvin ke hotel tempat mereka menginap.
dunia ini memang sempit saat Bella dan Kelvin masuk ke kamar mereka , tiba-tiba dari belakang Chika dan Irvan juga menuju kamar mereka..
Chika diam ditempat menyaksikan Kelvin membawa wanita ke dalam kamar, wanita itu adalah Bella mantan pacar mas Irvan..
Chika gak percaya dunia begitu sempit ya, sejak kapan mereka jadian .
Irvan yang melihat wajahnya biasa saja..
Bella tka menyadari Irvan berada diantara dengan ganasnya langsung melumat bibir Kelvin didepan mereka ..
sungguh sangat memalukan sekali .
"Kelvin lakukan dengan kasar" Bella menuntun Kelvin ke atas ranjang..
Kelvin terkekeh mendengar ucapan Bella yang menurutnya sangat agresif, Kelvin membiarkan Bella memimpin permainan ini..
Bella dengan sigap membuka celana Kelvin dan terpampang lah burung yang sangat besar disana..
Bella langsung mengulum burung itu seperti Lollipop.
Kelvin sangat menikmatinya dan Kelvin langsung menahan kepala Bella agar lebih dalam lagi..
" uuhhh.....ahhh... terus Bella" racauan Kelvin...
dengan tidak sabaran kelvin langsung membalikan tubuh Bella dari belakang Kelvin memasuki surgawi Bella..
"ahahhhh . ahahhhh.....ahhhh Kelvin lakukan dengan kasar..." Bella sudah meracau dengan suara parau khas orang dibelenggu nafsu...
Kelvin langsung menghentak miliknya dengan kuat dan akhirnya tumpahlah semua kenikmatan mereka.
*****
di lain tempat Chika hanya memakai lingerie yang di suruh Irvan untuk memakainya .
karena mereka saat ini menikmati honeymoon yang tertunda...
" sayang aku pengen makan kamu," Irvan dengan suara parau nya..
semenjak hamil Chika sangat agresif sekali, mungkin bawaan hamil..
dengan gesitnya Chika naik ke pangkuan Irvan..
Irvan yang melihat buah d**a yang terpampang jelas didepan matanya , buah d**a yang semakin hari semakin besar karena bawaan Hormon kehamilan .
dengan cepat Irvan melumat p****g s**u sang istri...
Chika yang merasakan sensasi berbeda hanya bisa me lenguh kenikmatan..
"aahhh.... mas Irvan". ...
tangan Irvan tak tingg diam, tangan kanannya sibuk meremas s**u sang istri..dan tangan kirinya sudah masuk ke kain segitiga sang istri .
Chika snahat menikmati sentuhan demi sentuhan sang suami tercintanya hanyabbisa pasrah..
setengah jam Irvan membelai Chika dan membuat tanda kismark disnaa.
" sayang kamu sudah basah" sambil mengaduk-aduk tangannya dibawah sana...
Chika mengangguk dan berkata " mas ,aku pengen keluar" ....
" keluarkan sayang," sambil mempercepat gerakan tangan nya dan aahhh..
Chika menumpahkan air kenikmatan nya ditnagam Irvan ..
Irvan tidak tahan untuk memasuki Miss v sang istri..
denga siga Irvan menindih tubuh istrinya kini giliran Chika dibawah .
" Irvan langsung membuka celananya dan terpampang jelas burungnya sangat panjang dan besar." wajah Chika langsung merah merona melihat nya padahal sudah sering kali mereka melakukannya..
tapi tetap saja Chika sangat malu jika burung itu berada didepan matanya ..
"kenapa menutup mata sayang, kamu masih malu"
Hanya dibalas anggukan oleh Chika.
Irvan tak sabar untuk memasuki sarangnya .
dengan pelan Irvan menancapkan burungnya didalam sana hangat itu yang mereka rasakan..
Irvan dengan semangat memaju mundurkan pinggulnya disna..
" aahhh....ahhhh...ahhh....mas Irvan" Chika meracau gak jelas menikmati permainan yang Irvan berikan padanya..
"terus sayang, sebut namaku...ahhh...ahhh" giliran Irvan yang mendesah.
sudah dua jam lebih mereka bergulat tapi tak ada tanda-tanda Irvan akan mengakhiri permainan panas Mereke.
ya memang irvan sangat kuat kalau di atas ranjang..
setengah jam berlalu akhirnya Irvan menumpahkan semua nya pada rahim Chika..
karena kelelahan Chika tidur duluan Irvan memeluk sang istri biar tidurnya nyaman..
mereka larut dalam mimpi masing-masing.
****
jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, tapi tak ada tanda-tanda dari mereka berdua kan bangun..
hingga akhirnya irvan mengerjapkan matanya melihat Chika yang masih tertidur dengan pulas..
Irvan jadi kasihan melihatnya akibat permainan Irvan yang sangat lama membuat Chika kewalahan..
Irvan sudah rapibdnegan kaos kasualnya..
Irvan memesan Sarapan terlebih dahulu sambil menunggu sang istri bangun Irvan duduk di balkon kamar mereka.
berselang setengah jam makannya datang bertepatan dengan Chika yang baru bangun perut Chika langsung keroncong mencium aroma nasi goreng di depannya saat ini..
Chika langsung duduk dan menyantap makanan itu .
Irvan yang masuk kedalam kamar hanya tersenyum melihat sang istri dengan lahapnya dengan makannya.
" gak mandi dulu sayang" Irvan berjalan mendekati Chika..
Chika menggeleng " aku sangat lapar mas, dedek diperut juga minta di isi" ...
Chika menyendok ke mulutnya .
habis dua piring dihabiskan oleh Chika, Irvan hanya menggeleng " ternyata dedek diperut memang sangat lapar" Irvan mengusap perut Chika ..
Chika hanya terkekeh dengan ucpaan suaminya...
untung Irvan sengaja memesan nasi goreng untuk tiga orang jadi masih ada untuk dirinya...
"mas ,aku mandi dulu ya " selang setengah jam setelah sarapan..
Irvan hanya mengangguk tanda menyetujui, hari ini mereka akan pulang kerumah...
butuh waktu dua jam untuk sampai dirumah , Chika langsung menuju kamar dan tiduran disana..
sangat lelah rasanya ..
padahal cuma satu hari lelahnya kebangetan..
Irvan langsung mengganti pakaian nya untuk bersiap ke kantor..
" sayang mas kekantor dulu ya kamu istirahat aja jangan memasak dan jangan beberes nanti kamu kecapek an mas gak mau" sambil mencium kening sang istri..
dibalas anggukan oleh Chika, karena matanya smgak bisa dibuka saking kantuk nya...