Bab 21 : Daddi's Coming

1750 Kata

Ini akan menjadi pagi dan hari yang sempurna andai saja dering telpon sialan di atas nakas berheti berteriak-teriak dan mengacaukan segalanya. Aku mengerang kesal, mengucek mata sebentar dan mulai bangkit. "Mau apa bocah tengik ini menelponku?" Aku bergumam saat melihat nama Daniel pada layar ponselku. "Ada yang tak beres, Helly?" Aku berjengit. Arka baru saja meniup telingaku dan hasilnya menakjubkan. "Sial! Kau mengagetkanku, orang aneh!" Ia tidak terlihat akan meminta maaf, justru tangannya kembali menarikku ke dalam pelukannya, tangannya bermain di area perutku dan hal itu membuatku terkikik geli. "Hentikan atau aku akan menendangmu dari atas kasur, tampan." "Baiklah, cantik. Dan b******n mana yang membuat keributan di pagi menakjubkan kita?" "Daniel, aku tidak tahu masalah apalagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN