Chapter 11-Complicated Decision

2080 Kata

“Sibuk banget, sih? Lupa kalau ada yang lebih menarik dari tugas-tugas kuliah, ya?”             Carvian melepas kacamata yang selalu dipakainya ketika membaca atau mengerjakan tugas, kemudian mendongak. Laki-laki itu tersenyum lebar dan menutup laptop yang sejak tadi dia gunakan untuk menyelesaikan makalah yang harus dia serahkan besok pagi di meja dosen. Sambil mengedipkan sebelah matanya, Carvian menarik pergelangan tangan Andini dan membawa gadis itu agar duduk tepat di sampingnya.             “Cemburu sama tugas kuliah aku?” tanya Carvian dengan nada geli. Dia mengacak rambut Andini dan menjawil hidung gadisnya tersebut. Melihat wajah cemberut Andini, Carvian tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa dan mencubit pipi gembilnya hingga meninggalkan bekas kemerahan disana.          

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN