"Makasih ya?" Kata Tata saat ia turun dan Saka masih di atas motornya. "Sama-sama. Aku juga makasih helmnya." Saka mengangsurkan helm yang ia kenakan tadi pada Tata. Perempuan itu meletakkannya di kursi teras. "Nggak mau mampir?" tawar Tata basa-basi. "Emang boleh? Nanti aku digorok ibu kamu, Ta. Besok aja, aku mampir sarapan." Tata mengernyitkan alisnya. "Ih, numpang sarapan ya. Dasar!" "Ya nggak papa. Sama ibu kamu kan bilang sendiri kalau mau makan dateng aja ke rumah. Hayo... nggak usah mengelak." Tata mencibir. "Iya, iya." "Saka menarik tangan Tata hingga gadis itu maju selangkah mendekat ke arah Saka. Direngkuhnya pinggang Tata guna memeluk sang kekasih. "Sebentar aja." Tata pun membiarkan Saka memeluk dirinya. Ia balas merengkuh pundak Saka. "Tidur ya habis ini. Jangan

