Doa Seorang Ibu

1677 Kata

"Amp-uun Pi!" Jerit Lily, wanita cantik itu masih terus memberontak di bawah Kungkungan sang kekasih. ia terus memukul d**a bidang kekasihnya itu dengan kencang. Bukan berhenti Ken malah terus melancarkan aksinya, menyusuri semua lekuk tubuh Lily dengan kedua tangannya. "Nggak ada ampun-ampunan!!!" ucap Ken lalu tersenyum menyeringai. pria itu kembali mengerakkan tangannya menyentuh bagian tubuhnya Lily yang membuat wanita itu tak tahan dan mengeluarkan suaranya. "Pi!" ucap Lily memelas, kini wajahnya sudah bersemu merah, menahan rasa geli yang menjalar di seluruh tubuhnya. "Aku janji Pi, nggak akan ngulangin lagi." ucap Lily lirih, kali ini wanita itu benar-benar tidak bisa memberontak saat kedua tangannya di cekal ke atas oleh sang kekasih. "Janji?" tanya Ken sedikit menghentikan aksi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN