Parfum Aroma Vanilla

1811 Kata

Lily yang merasakan kantuk pun akhirnya ikut merebahkan kepalanya pada dadaa bidang kekasihnya itu, Lily menghirup dalam-dalam aroma woody pada tubuh sang kekasih yang memabukkan itu dan tanpa terasa kini Lily pun ikut tertidur pulas. Ken mengerjapkan matanya perlahan, pria itu tak bisa menahan senyumannya saat melihat pemandangan wanita cantik yang tengah tertidur pulas di atas tubuhnya. ia lalu mengelus lembut puncak kepala kekasihnya itu dan menciumnya dengan sayang. "Ehem." Lily menggeliat pelan saat seseorang mengusik waktu tidurnya. perlahan Lily pun membuka kedua bola matanya yang bulat itu. Pandangan mata mereka pun bertemu, Lily baru sadar kalau ternyata ia sedang tertidur atas tubuh kekasihnya sedari tadi, tanpa menunggu lama Lily pun langsung beringsut dari tidurnya. "Kenapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN