63

1538 Kata

"Ini...apa, Fatma?" Fatma menoleh ke arah sofa yang ada di belakangnya. Disana Ferdinan yang terkapar dengan kaki menggantung, masih lelap tanpa terganggu dengan suara tinggi Heris yang baru datang. "Dia mabuk--lebih tepatnya dia dibuat mabuk, Pa." Kening Heris mengerut, "Maksudnya gimana?" Fatma menghela napas pelan, dia bangun dari duduknya dan berdiri berhadapan dengan Heris. "Pa, Sindy masukin sesuatu ke minuman Mas Ferdi. Sebenarnya itu bukan jenis obat tidur atau obat yang bisa bikin mabuk, itu lebih ke obat perangsang." Mata Heris membulat terkejut, "Apa? Kamu serius?" Dengan yakin, Fatma mengangguk. "Mungkin masalahnya jadi lebih besar kalau sampai aku telat nemuin dia. Untungnya ada Dinda yang lihat Ferdi dibawa sama Sindy, makanya aku langsung lari nyari dia." Fatma tanpa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN