59

1522 Kata

Mata Ferdinan mengerjap seperti orang bodoh. Dia baru menyadari jika telah salah bicara setelah lewat dari beberapa detik. Sedangkan Fatma di depannya juga tidak kalah terkejut, gadis itu berulang kali terlihat seperti akan bicara namun kemudian urung dan malah memalingkan muka. "Oke. Walaupun aku benar-benar pengen banget nanyain soal omongan kamu tadi, tapi anggap aja kalau aku enggak denger," ujar Fatma. Ferdinan tahu Fatma sedang mencoba untuk tidak merusak apapun yang sedang direncanakan oleh Ferdinan dan itu adalah bentuk dari pengertian yang Fatma tunjukkan. Namun entah kenapa Ferdinan malah merasa kalah dan malu di waktu yang bersamaan. Yang bisa ia lakukan hanya mengangguk lemah, merutuki betapa bodohnya dia yang bahkan malah terprovokasi dan malah membongkar rencananya send

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN