Pisah

1130 Kata

Lingga termenung menatap langit senja. Pikirannya kalut, mencemaskan Nara. Sudah seminggu sejak mereka kepergok oleh Rio dan sampai saat ini, Lingga tidak tahu bagaimana kabar wanita itu. Mondar-mandir sepanjang selasar kampus dari pagi hingga sore, berharap wanita itu ada dan mau menemuinya. Namun dari informasi yang Lingga dapat dari teman-teman fakultas Kimia, ternyata Nara tidak masuk sejak seminggu lalu. Lingga makin overthinking. Dia menyalahkan dirinya sendiri Jika saja terjadi sesuatu kepada Nara. Ditambah lagi keluarganya yang mulai mengancam apabila Lingga tetap menolak pulang tahun ini. Lingga sangat takut mereka akan menjadikan Nara sebagai sandera. Keluarga Lingga adalah pemilik Kasino terbesar di dunia. Mereka memang bukan mafia, tapi tentu saja perjudian adalah sarang bag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN