Detik selanjutnya Nona pun tersenyum menatapi Sasha, lalu memeluknya erat. Membuat Sasha tersentak. “Kenapa ini Onta” lirihnya “Sasha bantuin dong, supaya Alli gak marah harus gimana” histeris Nona Sasha nampak berpikir “Kita besok ke rumahnya aja oke, gue akan bantu jelasin ke dia” Nona melepaskan pelukannya dan menatapinya sebal “Kenapa?” tanya Sasha “Abang juga besok ikut, banyak orang yang ikut emang bakal ngaruh?” tanyanya sebal “Ngaruh dong Onta! Semakin banyak yang meyakinkan, Alli juga nanti bakalan gampang percaya” Nampaknya ucapan Sasha ada benarnya “Benar juga Sasha” “Dan setelah itu oleh-oleh London menyapa jiwa gue yang kesepian dan barbar ini” tambahnya lagi dengan raut wajah yang bodoh Nona tersenyum lebar “Ah Sasha mah emang itu tujuannya” teriaknya lalu melemparka

