Kado yang tertunda

1197 Kata

Nona masih menatapi wallpaper di handphone kekasihnya itu, Alli tak bergumam ia hanya menatapi Nona dengan senyuman yang kini hadir di wajahnya. Nona menoleh padanya dan sedikit tersentak dengan raut senyum di wajahnya. “Kamu udah gak marah ni?” tanya Nona polos dengan senyuman Alli berdiri dari duduknya, ia melangkahkan kakinya menuju lemari tinggi berwarna hitam di dekat televisi yang berada di sudut ruangan. “Kemana Li? Jawab napa sih dingin banget kamu, pas kita pdktan aja gak sedingin ini” “Kalo kamu merasa disini dingin pakai tuh selimutnya” sahutnya sembari membuka kunci lemari dan meraih sesuatu Nona mendengus sebal “Tetep aja nyebelin” “Aku sedikit paham tentang masalah semalam, tapi kalau si Nino itu cari masalah lagi maaf aku gak bisa tinggil diam” tambahnya Nona menelan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN