Jesse bisa merasakan tubuh Adinda yang membeku saat mendengarnya bersuara. Yah, itu sendiri juga agak mengejutkannya. Jesse tahu ia memang masih memiliki kemampuan untuk berbicara meskipun itu hanya sebuah bisikan yang sangat lirih. Namun, semenjak penyakit itu merengut hampir semua yang ia punya, Jesse tidak pernah ingin bersuara lagi. Pun dengan semua alat bantu bicara yang pernah disarankan dokter padanya, Jesse menolak semuanya. Ia merasa tidak perlu lagi bicara untuk selamanya. Akan tetapi, saat melihat Adinda yang terlihat sedih, dan sebagian lagi marah, Jesse memiliki keinginan yang begitu besar untuk bicara. Ini adalah yang pertama kalinya terjadi setelah operasinya. Tidak pernah ada alasan ataupun orang lain yang bisa membuat Jesse kembali ingin bicara. Kecuali gadis yang ada di

