Bab 24

2033 Kata

"Jadi, Ikki mantan cowok Ry?" Ry mengangguk tanpa berani menatap Ruu. Kepalanya terus tertunduk sejak dua menit yang lalu. Padahal Ruu tidak menyalahkannya, tapi dia merasa bersalah karena sudah mendiamkan dan tidak jujur padanya. Perasaan bersalah itu semakin dalam karena Ruu tidak terlihat menghakimi. Cowok itu hanya bertanya dengan nada yang lembut. "Pantas dia sok kenal banget sama Ry." Ruu duduk tepat di samping Ry, mengusap pucuk kepalanya. Mereka sudah meninggalkan Mobieus, dan sekarang sedang dalam perjalanan pulang. Kereta akan tiba beberapa menit lagi. Sambil menunggu mereka makan malam di sebuah kafe yang terletak di dekat stasiun. Sementara Rin sudah pulang lebih dulu, Go menjemputnya. Awalnya Rin menolak, dia juga ingin pulang bersama kakaknya. Namun, Ry berhasil membuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN