Bab 42

2038 Kata

Memang bukan sesuatu yang aneh jika ada yang berkunjung ke rumahmu pada akhir pekan. Sudah menjadi kebiasaan orang-orang banyak yang melakukan kunjungan tak resmi pada dua hari itu, jadi seharusnya kedua orang tua Ry tidak perlu merasa heran dengan kunjungannya hari ini. Namun, realita memang selalu tidak sesuai dengan ekspektasi. Bukan wajah ceria kedua orang tua Ry yang menyambut kedatangannya –seperti dulu, melainkan wajah heran dengan alis menekuk. Rasanya sangat tidak nyaman berada satu ruangan dengan dua orang yang menatapmu dengan tatapan penuh kecurigaan, tapi ia memaksakan diri. Ia harus melakukan ini, menyampaikan sesuatu yang sangat penting bagi mereka. "Ikki Megami, bukan?" Pertanyaan dari Ten Yamazuki –Papa Ry– membuat Ikki menganggukkan kepala. Ia bersyukur calon Papa mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN