Bab 27

1411 Kata

Vian memaksa Andre untuk mengantarkannya pulang, tidak ke rumah sakit seperti kemauan pemuda itu. Dengan mengancam dia akan melompat keluar dari mobil, akhirnya Andre mau menuruti keinginannya. Vian mendongak, dia perlu mengatur napas. Hidungnya masih belum bisa digunakan untuk menghirup dan mengeluarkan udara. Meskipun begitu, Vian tetap waspada. Kedua tangannya tetap siaga memegang pintu mobil, bersiap kalau-kalau Andre berubah pikiran.  Vian meringis tanpa suara, dia sudah tak tahan lagi. Gadis itu hampir saja pingsan. Untung mereka sudah sampai. Tanpa menunggu mobil benar-benar berhenti, Vian segera membuka pintu mobil dan berlari masuk ke dalam rumah sambil membekap hidungnya. Menemui Mommy yang saat itu tengah menikmati makan siang bersama Daddy di depan kolam renang. Gillian ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN