Inge dan Kenang sudah kenal sejak remaja. Dulunya keluarga mereka rekan bisnis serta kawan dekat, sampai-sampai membangun vila di lokasi berdekatan, tiap liburan akhir pekan panjang atau perayaan tahun baru, pasti ke sana. Namun sejak bisnis ayah mereka bermasalah, kedua keluarga mereka tidak pernah lagi merencanakan liburan bersama atau saling mengundang di momen-momen perayaan tertentu seperti yang sudah-sudah. Meski begitu, Inge dan Kenang sendiri masih berteman meski ayahnya tak terlalu suka tapi juga tidak melarang secara gamblang. Seiring dengan kesibukan pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan pribadi masing-masing, mereka makin jarang bertukar kabar. Terakhir mereka bertemu adalah di hari pernikahan Inge dan Arif, Kenang datang sebagai tamu undangan, dia datang bersama istrinya yang s

