Cinta Yang Belum Terucap.

1242 Kata

Ruang pertemuan di Luxury Grand Tower dipenuhi oleh para pria dan wanita berpakaian formal dengan aroma parfum eksklusif dan percik cahaya dari jam tangan mahal. Mereka adalah para pemegang saham—pemilik sebagian dari laju perusahaannya, dan juga pengawas diam yang bisa mengangkat atau menjatuhkan reputasi siapa pun hanya dengan data dan grafik. Vasko melangkah masuk dengan tenang, namun penuh wibawa. Setelan jas armani berwarna navy membalut tubuh tegapnya sempurna. Aura seorang pemimpin muda yang berpengaruh langsung menyapu ruangan. Semua mata mengarah padanya—beberapa mengangguk hormat, sebagian lainnya tersenyum ramah namun menyimpan agenda dalam benaknya. Sebagai CEO, Vasko tahu betul apa yang menjadi tugasnya dalam pertemuan seperti ini. Menyampaikan laporan kinerja kuartalan atau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN