Sampai detik ini cita-citaku masih sama. Ingin sukses dikemudian hari. Karena beberapa hal yang ingin dimiliki memang harus dibeli. "Lian ... " panggil Sarah setelah menyelesaikan masalah administrasinya. Kedua manik matanya menatap Lian dari atas hingga bawah tubuh suaminya itu. Dengan selang infus yang masih menempel, Lian berjalan perlahan menuju toilet. Senyuman di bibir Lian masih sama tidak ada yang berubah. Hanya saja tampilan wajahnya jauh lebih pucat. Setelah meletakkan ponselnya sembarang, Sarah langsung membantu Lian menuju toilet. Tanpa segan, Sarah merangkul tubuh kurus Lian lalu memasuki toilet secara bersama-sama. Lian yang mendapatkan perlakuan berbeda dari Sarah mencoba untuk menenangkan gejolak di tubuhnya. Berulang kali dia meyakinkan bila yang kini tengah meme

