Tertawa seperti masa-masa remaja membuat Andjani dan Andien melupakan mereka sudah dewasa dan seharusnya sudah memiliki kehidupan rumah tangga sendiri. “Heh, di sana ketemu dokter ganteng, gak?” tanya Mira pada Andjani setelah mereka duduk berdua. “Banyak, kenapa?” tanya Andjani sambil melihat ke langit. “Tidak ada satu pun yang nyantol buat dibawa pulang?” “Gak ada. Mereka sepertinya tidak suka dengan wanita yang lebih banyak di rumah daripada keluar untuk mencari hiburan,” jawab Andjani. “Tentu saja kalau kau memang tidak pernah keluar rumah. Siapa yang bisa melihatmu kalau kau lebih banyak di rumah sementara mereka tidak ada yang tahu ada gadis manis yang sibuk dengan buku dan jurnalnya,” jawab Mira. “Gak terasa usia kita sudah bukan remaja lagi. Apa harapan terpenting di usia ya

