Lelaki dalam ingatan

1414 Kata

Mata Jeani yang selalu terlihat bersinar sangat menarik perhatian Rizal belum lagi senyumannya yang selalu mampu membuatnya tidak bisa mengalihkan perhatian dari wajah Jeani tetapi mengapa saat ini dia berpikir Jeani sedang mengatur rencana? “Sedang lihatin apa-an?” teguran Jeani membuat Rizal tersenyum kalem. “Kamu. Apa kamu tahu matamu seperti jendela yang terbuka lebar? Aku berpikir kau tidak mudah menyembunyikan sesuatu.” “Mungkin. Kebetulan aku bukan perempuan yang suka menyimpan rahasia jadi aku tidak terbiasa menyembunyikan sesuatu seperti katamu.” “Dan?” “Dan, karena kau yang datang menemuiku, aku ingin dan sangat berharap kau mau menemui Andien. Dia sangat ingin bertemu denganmu,” jawab Jeani. “Untuk apa?” “Aku tidak tahu tetapi sebagai seorang kakak, aku tidak ingin meliha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN